Nagaswara kembali meluncurkan informasi seputar Digital Download untuk RBT/NSP/I-Ring dengan promo NAGASWARA DIGITAL DOWNLOAD Hits Vol. 1., dengan tujuan agar lebih mudah bagi kalayak ramai untuk memantau kode download hits RBT/NSP/I-Ring terbaru dari NAGASWARA.The Virgin :
Diawali Tarikan suara Dara yang khas dan kemampuan bermusik Mitha dalam menciptakan lagu duo ini “The Virgin“ menyelesaikan lagu pertama mereka yang berjudul “Cinta Terlarang”.
NOOKIE BAND :
Berawal dari sebuah komunitas anak-anak indie di Surabaya, Haris (vokal), Terry (gitaris), Zaki (bassis), Denie(drummer) dan Lewan (keyboard) mencoba peruntungannya dalam bermusik dengan membentuk satu band yang bernama NOOKIE. NOOKIE mulai terbentuk tahun 2003.Beralirkan musik pop alternatif, “Cintaku Hilang” yang diiringi dengan dawaian biola dan dentuman beat-beat yang teratur membuat lagu ini bermain di zona 'aman' dan sangat easy listening. Belum lagi petikan melody yang menghantarkan kita pada alunan indah nan sendu menyertai kata-kata yang membangkitkan memori 'pernah disakiti dan dihianati oleh orang yang kita sayang', benar-benar permulaan yang baik sebagai band pendatang baru.
KISAH BAND :
Awal dari nama band Kisah sebenarnya sederhana. Karena memiliki kesamaan prinsip dan menganggap satu hal yang pasti dalam hidup “bahwa tiap manusia ini memiliki kisah-nya masing-masing” sehingga kata “KISAH” sekaligus makna yang dikandungnya menjadi suatu kata yang menarik dan memiliki kekuatan tersendiri dengan KISAH, hit single : “Lelakiku”, dalam album : Lebih Sempurna. Judul lagu “Lelakiku” sendiri merupakan lagu pertama yang selesai diciptakan saat Kisah terbentuk, lagu ini diapresiasikan tidak hanya untuk wanita tetapi juga para lelaki..seolah ingin mengatakan bahwa bukan hanya wanita yang diagungkan namun lelaki juga mendapat tempat yang sama, selain itu Album ini dipersembahkan sebagai bukti cinta, curahan hati, rasa rindu baik suka dan duka seorang perempuan kepada pasangannya begitu pula sebaliknya-sehingga dari hal tersebut tercipta album pertama Kisah yang berjudul “ Lebih Sempurna”.
Olga Syahputra :
Kemampuan Olga sebagai seorang entertainer Pemain sinteron, pemain film, bintang iklan, pembawa acara, dan segudang kemampuan lainnya. Kali ini pria kelahiran Jakarta 8 Februari 1983 dengan nama lengkap Yoga Syahputra mencoba ‘bidang’ baru sebagai seorang penyanyi. Lagu pertamanya berjudul “Hancur Hatiku” (Hantu) ciptaan Charly ST12.
Lagu “Hancur Hatiku” yang bertema patah hati dinyanyikan dengan nuansa kocak oleh Olga. Siapa bilang lagu patah hati harus dinyanyikan dengan sedih dan meneteskan air mata? Demikian prinsip Olga.
PL4T BAND :
Personil Pl4t Iis pada vokal, ermin & duta pada gitar, Ebin pada Bass dan Evan pada drum.Mereka- benar-benar berharap dengan pergantian nama menjadi Pl4t ini, maka mereka akan selalu mampu menebarkan semangat serta kinerja baru yang menjunjung tinggi kekompakkan serta optimisme baru menuju terciptanya sebuah band ‘sungguhan’ yang sangat diharapkan mampu untuk bersaing secara positif dalam maraknya musisi di Indonesia. Dengan hits single “Mendua” dalam album pertama mereka tanpa menampik kemunafikan mereka pun dengan jujur berharap semoga adanya perbaikan finansial dengan terciptanya band ini. Untuk meyakinkan bahwa usaha tahunan mereka ini hanya semata-mata demi musik, mereka pun memiliki motto yaitu “Music is my heart”.
AOP :
AOP itu apa sih? Tidak penting sekali sebenarnya sih. Itu cuma perwujudan dari pencarian anak-anak muda yang berbeda latar belakang, berbeda suku, berbeda aliran musik, berbeda kepercayaan dan berbeda pacar yang mendadak terhenti pada satu keinginan yang sama; Beruntunglah seorang Helmy Yahya, yang dikenal dalam dunia entertainment tertarik untuk mendukung sebagai produser dalam album pertama mereka dgn single hits “Bodohnya diriku”. Beruntung pula dalam pencapaian cita-cita itu bertemu dengan Bebi Romeo yang mau membimbing mereka dalam rekaman sebagai music director dan menyumbang beberapa lagu ciptaannya.
CAFFEINE :
Kemunculan Caffeine di blantika musik Indonesia memang tak terbantahkan mampu menorehkan sebuah catatan tersendiri. Sejak mengawali karirnya di tahun 2001,
Namun semangat bermusik kami kembali meninggi dengan kehadiran Gagan, sang basis baru kami dan Caffeine kini merasa lengkap sebagai sebuah grup band utuh dan siap kembali menyapa para Caffematte serta penikmat musik di tanah air,” tandas Rudy. Ya, cerminan semangat tinggi Rudi (vokal), Beni (gitar), Gagan Erwin (bas), Dani (gitar), Daniel (keyboard) dan Yudi (drum) sekarang bisa dirasakan dalam album ternyar mereka bertajuk Trilogy Of Caffeine, rilisan Nagaswara, label yang kini menaungi mereka. Hadir dengan sepuluh lagu yang masih menebarkan kekuatan cinta khas Caffeine yang sekarang semakin matang, sesuai dengan perkembangan musikalitas dan jiwa para personilnya. “Sebenarnya materi yang tersaji sudah siap sejak dua tahun lalu namun karena adanya penundaan dan pergantian label, akhirnya baru bisa sekarang dirilis. Di album Trilogi of caffeine dengan hits single “Demi cintaku” ini kami lebih matang dan cukup detail baik secara konsep, proses recording hingga mixing/mastering.Tidak lupa kami juga sangat terbuka dengan perkembangan musik, sehingga musik kami dekat di kuping pendengar,” ujar Beni.
STATIM :
Adapun jenis musik dari STATIM kerap disebut Pop Alternatif yang memiliki sentuhan Rock di dalamnya, dimana aliran itu sendiri hanyalah sebuah perspektif yang dapat mempermudah pandangan terhadap musik STATIM, bukan sebagai payung yang mengekang kebebasan berkreasi dalam musik, karena pada dasarnya musik itu bukan untuk di kotak-kotakkan.
STATIM terlahir dan berusaha menjadi besar lewat karya-karyanya dengan mewakili kisah yang kerap terjadi di dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan dapat diterima oleh pendengar dan penikmat musik dengan warna dan karakter murni STATIM dalam album pertamanya dengan single hitsnya ”Jika Kau Ingin Tahu”
Imaji merupakan lagu andalan dari materi album STATIM, sehingga dijadikan title pada album perdana STATIM yang didukung penuh oleh manajemen OMS dengan Pepep ST12 dan Hendy Helmy sebagai Produser, di bawah label Nagaswara.












0 comments:
Post a Comment
Terima kasih telah memberi komentar.