
Pelatih tim nasional Inggris, Fabio Capello, mengungkapkan satu penyesalan besarnya selama menangani pasukan "The Three Lions". Penyesalan itu adalah dianulirnya gol Frank Lampard saat berhadapan dengan Jerman di babak 16 besar Piala Dunia 2010 lalu.
"Satu-satunya hal yang saya sesalkan dari pekerjaan ini adalah (dianulirnya) gol ke gawang Jerman. Mungkin saja itu dapat mengubah performa Inggris di (Piala Dunia 2010) Afrika Selatan," ungkap pelatih asal Italia itu.
Capello juga mengatakan, segala sesuatunya bisa terjadi dalam sepak bola. Contohnya saat Liverpool bisa mengejar defisit tiga gol di final Liga Champion 2005 lawan AC Milan. Pada pertandingan itu, akhirnya "The Reds" keluar sebagai juara setelah menang adu penalti.
"Saya tak pernah mengerti bagaimana terkadang Anda bisa bermain baik di babak pertama dan berbuat sebaliknya di babak kedua. Jika Anda bertanya kepada (Carlo) Ancelotti kenapa Milan bisa berakhir dengan skor 3-3 di final Liga Champion melawan Liverpool, dia akan menjawab tidak mengerti," ujar Capello.
"Pada 1966, Inggris menjuarai Piala Dunia, padahal sebenarnya gol mereka tidak sah, bukan? Hal-hal kecil dapat membuat perbedaan. Jika kami bisa mengejar ketinggalan 0-2 menjadi 2-2 pada akhir babak pertama, maka hasilnya bisa berbeda untuk kami dan Jerman," pungkas Capello. kompas.com












0 comments:
Post a Comment
Terima kasih telah memberi komentar.