-
Download Link or Download NOW -
Musisi Iwan Fals mengaku prihatin dengan kondisi bangsa dan aparaturnya, yang dibelit persoalan hukum terutama korupsi. Melalui karya musik, Iwan berjanji akan tetap eksis melakukan berbagai kritik sosial.
"Saya akan tetap eksis di musik untuk kritik. Sama dengan kalian menulis berita," kata Iwan saat ditemui detikhot usai aksi panggungnya dalam peringatan puncak penanaman 1 juta pohon di Kalimantan Timur,yang digelar di Kompleks Stadion Utama Kaltim, Jl Ring Road AM Rifaddin, Samarinda, Sabtu (29/1/2011)
Lagu-lagu karya Iwan Fals terdengar akrab bagi masyarakat Indonesia. Sebut saja lagu berjudul Bento, Umar Bakri dan Bongkar,kerap diputar diberbagai stasiun televisi swasta nasional, terutama saat menayangkan pemberitaan kasus korupsi maupun persoalan sosial lainnya yang terjadi di tengah masyarakat.
"Kenapa saya belum sekarang bikin lagu baru karena saya pikir lagu Bongkar, Bento masih relevan. Umar Bakri juga, walaupun anggaran pemerintah sudah 20 persen, ternyata masih banyak yang seperti itu-seperti itu," ujar Iwan.
Menurut Iwan, kasus bank Century, kasus Gayus Halomoan Tambunan hingga yang terkini adalah ditahannya mantan anggota DPR periode 1999-2004 karena dugaan korupsi suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sangat memprihatinkan.
"Wakil rakyat. Kita disuguhkan tontonan-tontonan yang sampai kita bertanya-tanya gimana sih ini? Katanya orang-orang pandai kok kayak gitu sih kelakuannya?" tanya Iwan heran.
"Gila lah. Kita lahir di sini (Indonesia), makan di sini, cari nafkah di sini. Cuman kita nggak bisa apa-apa. Semua tergantung dari ketegasan aparat, eksekutif dan legislatif," terang Iwan.
Bahkan Iwan mengatakan,akibat dari berbagai persoalan hukum itu,tidak sedikit orang malu mengaku sebagai bangsa Indonesia.
"Banyak malu dibilang orang Indonesia. Darimana? Indonesia? Untung ada Garuda kemarin dengan Timnas yang bisa menyatukan elemen bangsa," tutup Iwan.#detikhot -
Kaos iwanfalsmania.blogspot.com
Status kaos blog ini ready stock, order - bayar - kaos langsung kirim. Desain orisinil bukan jiplakan. Jumlah stok terbatas.
Bahan: cotton combed 30s
Sablon: superwhite A2
Pola jahitan rantai, standar distro.
Warna kaos: Hitam
Ukuran: S, M, L, XL
Harga: Rp.60.000,- tidak termasuk ongkos kirim.
Barang akan dikirim dari Surabaya.
Perhatikan detail ukuran (lebar x panjang)
XL: 56 cm x 76 cm -> SOLD OUT
L : 52 cm x 72 cm
M : 48 cm x 68 cm
S : 44 cm x 64 cm
Berminat? Silahkan lanjut ke cara pembelian dibawah ini...
1. Kirim email order ke: iwanfalsmania@gmail.com
Subject : KAOS IWANFALSMANIA
Isi form seperti ini:
Nama: .....
Alamat pengiriman: .....
Nomor hp: .....
Jumlah pesanan: .....
Ukuran: .....
2. Kami akan mengirim email balasan berisi konfirmasi ketersediaan barang, total harga dan nomor rekening BCA untuk transfer pembayaran.
3. Setelah melakukan transfer pembayaran, silahkan kabarkan kepada kami melalui email.
4. Selesai... barang dikirim.
Catatan:
Penjualan kaos blog ini telah mendapat ijin dari PT.Tiga Rambu (Manajemen Iwan Fals)
Salam,
Syafiq Baktir
-
Ini adalah artikel yang di scan dari majalah Hai edisi 19 Mei 1998. Berisi tentang tampilnya kembali Iwan Fals setelah enam tahun absen didepan publik. Iwan Fals tampil pada acara "I Like Monday", di Hard Rock Cafe Jakarta, 11 Mei 1998. Iwan Fals mengaku mau tampil di cafe karena bayarannya besar. Dia lagi butuh uang saat itu.
Acara di cafe ini tanpa promosi, alasan pihak penyelenggara adalah faktor keamanan dan takut diserbu penggemar Iwan Fals. Maka penampilan Iwan Fals ini mayoritas justru ditonton oleh bukan fans beratnya. (sb)
Selamat membaca. Klik gambar untuk memperbesar. -
Tahukah Anda... Iwan Fals dan Naniel sudah menyebut CICAK vs BUAYA sejak tahun 1992 dalam sebuah lagu karya mereka yang berjudul BESAR dan KECIL, dalam album Belum Ada Judul.
untuk INDONESIA
Klik gambar untuk ukuran besar
Kok bisa pas ya?... Ya nyatanya bisa kok...! Mungkin yang sekarang mempopulerkan istilah ini juga salah satu penggemar Iwan Fals. Kalau benar, ini sebagai bukti fans Iwan Fals bukan hanya 'kaum pinggiran', tetapi juga ada didalam lingkup pejabat tinggi, berpangkat dan 'bermasalah'. huu... huuuu.. huuuu.... (sb/http://iwanfalsmania.blogspot.com/2009/11/antara-cicak-buaya-dan-iwan-fals.html)
-
Siapa tidak kenal Iwan Fals? Musisi ini cukup punya nama di jagad musik Tanah Air. Bermodal nama besarnya, Iwan mencoba membantu mempopulerkan ketiga keponakannya yang baru mulai ngeband.
Band itu bernama Hardolino. Seperti Iwan, mereka mengusung lagu-lagu bertema sosial. Salah satunya lagu berjudul Wardino yang berkisah tentang TKI di Malaysia.
"Pemilihan lagu mereka tidak larut di warna musik yang tren sekarang. Hardolino sangat berani. Ada campuran akustik, sekolah, dan jalanan. Lagu-lagu mereka saya ngefans. Ada di laptop saya, sering saya putar," aku Iwan yang ditemui di Warung Apresiasi, Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2009).
Keterlibatan Iwan dalam album Hardolino sebatas memberikan inspirasi dalam menciptakan lagu.
"Semua kerja keras mereka. Saya hanya memberikan inspirasi menciptakan lagu. Waktu penggarapan album, saya hanya datang tiga kali dalam delapan bulan mereka rekaman. Saya hanya mengintip saja," jelasnya.
Iwan mengakui memang sengaja melibatkan diri dalam mempromosikan band itu. "Kalau tidak dibantu media, sulit," ujarnya.
Apakah Hardolino mendompleng nama besar Iwan?
"Kami tidak mendompleng Oom Iwan. Yang satu ini adalah dewa. Tidak bisa disamakan dengan kami. Meski dia adalah Oom kami, tapi membawa nama dia sangat beban," kata sang vokalis, Dana. (okezone) -
Musisi papan atas, Iwan Fals yang karya musiknya sarat dengan pesan-pesan sosial yang kritis memberi kebebasan kepada penggemarnya yang tergabung dalam organisasi "OI" dalam pemilih calon presiden/wakil presiden mendatang.
"Anggota OI tersebar di seluruh Indonesia. Kami beri kebebasan untuk memilih siapa saja calon `penggede` yang mereka sukai dalam Pilpres Juli mendatang," kata Iwan Fals saat mengisi program rangkaian kunjungan ke dealer motor TVS di Tasikmalaya.
Di Tasikmalaya, Iwan Fals tampil menghibur ratusan penggemarnya dengan tiga buah lagu selama kurang lebih satu jam, namun kegiatan ini dibantahnya ada kaitan dengan Pilpres mendatang.
"Nggak ada hubungan sama itu, nggak ada arahan, mereka bebas memilih," katanya singkat.
Ketua OI Jawa Barat, Asman yang hadir dalam acara itu menerangkan, anggota OI mencapai satu juta orang yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat dan mereka akan independen dalam bersikap. Sumber: antara, Foto: Archive -
Ini adalah Video Klip Lagu 'Oya Oya' yang merupakan soundtrack film India 'Horn Ok Pleassss'. Lagu ini adalah bajakan dari lagu Iwan Fals yang berjudul 'Bongkar'.
-
Sekarang yang sedang jadi pembicaraan hangat diantara penggemar Iwan Fals adalah masalah lagu 'Bongkar' yang dinyanyikan oleh Iwan Fals dan kelompok Swami pada album pertamanya. Lagu itu diaransemen ulang dan dinyanyikan oleh musisi India dengan bahasa mereka. Dan judul lagu itu berubah menjadi 'Oya Oya' yang merupakan soundtrack film India 'Horn Ok Pleassss'.
Masalahnya adalah penggunaan aransemen lagu 'Bongkar' oleh musisi India tanpa persetujuan dari pengarang lagu ini yaitu Iwan Fals dan kelompok Swami juga label yang memayungi album mereka yaitu Airo Records. Dengan kata lain, lagu 'Bongkar' telah dijiplak musisi India. Intro dan reffrain lagu versi India ini benar-benar mirip dengan versi Iwan Fals. Perbedaan hanya terdapat pada bagian kecil dan tentu saja bahasa yang digunakan.
Kita jadi kembali ingat tentang kasus lagu 'Tak Bisakah' milik band Peterpan yang menjelma menjadi 'Kya Mujhe Pyar Hai'. Lagu Peterpan itu dijiplak habis oleh musisi India dan menjadi lagu yang populer serta menduduki puncak tangga lagu cukup lama di India. Namun menurut kabar berita, pihak Musica Studio (label album Peterpan) telah menyelesaikan kasus penjiplakan ini dengan kekeluargaan.
Menariknya lagi, orang yang menyanyikan 'Oya Oya' dan 'Kya Mujhe Pyar Hai' adalah penyanyi yang sama. Dia adalah penyanyi India bernama Kay Kay.
Mengamati kondisi ini, saya jadi berpikir.. mungkinkah musisi-musisi India sedang melakukan 'balas dendam' sebab lagu-lagu mereka juga sering menjadi objek plagiatisme oleh musisi Indonesia terutama lagu-lagu dangdut? (Iwan Fals Mania) -
Penyanyi dan pencipta lagu legendaris Iwan Fals diam-diam menyukai sejumlah lagu yang dicipta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pengakuan itu disampaikan Iwan kepada pemusik senior Yockie Suryoprayogo. Kepada wartawan, dalam acara peluncuran album Evolusi, di Hard Rock Cafe Jakarta, Selasa (6/1), Yockie mengutarakan hal tersebut.
"'Yock, lagu-lagu ini bagus.' Tapi, sebuah lagu baru bisa dikatakan bagus kalau ada sinkronisasi lirik dan notasi musik yang menghasilkan harmoni," kata Yockie menirukan ucapan Iwan saat Yockie memperlihatkan lirik karya SBY kepada penyanyi yang dijuluki Pahlawan Besar Asia oleh majalah Time itu, beberapa waktu lalu.
Menurut Yockie lagi, masyarakat Indonesia memiliki sifat romantis karena budayanya memang demikian. "Nenek moyang kita mengajarkan sopan-santun. Karena itu, kita tidak memiliki sifat reaktif terhadap sesuatu. Oleh karena itu pula, sejak zaman Koes Plus, Panbers, Mercy`s hingga Rinto Harahap sampai generasi sekarang, umumnya lagu yang disukai lagu romantis, bahkan cenderung mellow," paparnya.
Ucapan itulah yang mendasari Yockie dengan bantuan sejumlah rekannya, seperti para gitaris Kiboud Maulana, Totok Tewel, danEddy Kemput, serta Wawan (trompet), Oni Krisnerwinto (saksofon), dan Idris Sardi (biola) , menggarap lagu-lagu karya SBY dalam album Evolusi.
Hasilnya? Dari 10 lagu yang ada, enam lagu dibuat secara instrumental, termasuk Rinduku Padamu dan Hening, yang memasukkan sedikit vokal soprano Aning Katamsi. Menurut Yockie, album tersebut dikemas lebih secara instrumental karena lagu-lagunya sudah pernah dibawakan dengan vokal oleh sejumlah penyanyi dan band, seperti Ebiet G Ade, Kerispatih, dan Dharma Oratmangun. "Jadi, kalau musiknya saya buat seperti yang sudah ada, ya tidak ada bedanya, buat apa?" katanya setengah bertanya.
Yockie sendiri tak menampik bahwa album itu menjadi terkesan mellow. "Masyarakat Indonesia itu romantis. Karena itu, kebanyakan lagu yang disukai cenderung mellow," kata mantan pemain keyboard God Bless dan Kantata Takwa ini menanggapi pertanyaan wartawan tentang lagu-lagu SBY yang instrumental itu.
Peluncuran album berisi lagu-lagu karya SBY juga menimbulkan pertanyaan seputar masalah politik, sehubungan waktu rilisnya yang cukup berdekatan dengan masa Pilpres 2009. Menanggapi hal itu, Yockie mengatakan, "Tidak ada suatu itikad tanpa tujuan. Saya sadari, semua ada kepentingannya. Kepentingan Pilpres? Boleh jadi. Kalau musik ini diapresiasi masyarakat, ya itu terjadi apa adanya," tuntasnya. ant -
Apa kriteria presiden Indonesia di tahun 2009 mendatang? Semua warga negera Indonesia pasti memiliki kriteria sendiri. Secara umum, calon presiden mendatang harus memiliki visi kebangsaan, berpihak pada rakyat, mampu menjawab tantangan jaman, kreatif dan mampu menyediakan lapangan pekerjan dan dikehendaki rakyat. Adakah dari sekian banyak calon yang ada sesuai dengan kriteria tersebut? Kalau bertanya pada masing-masing calon pasti mengaku mereka mampu bertindak dan berbuat seperti itu. Iwan Fals (47) penyanyi dan pencipta lagu memiliki pandangan sendiri untuk calon presiden mendatang. Selain kriteria tersebut di atas, ada stau tambahan syarat, aitu usia harus muda paling tidak sekiatar 35 – 45 tahun. “Semakin muda semakin bagus, kaya di Prancis. Jadi, aku tidak akan melarang siapa-siapa. Hanya, aku mohon dengan sangat buat Ibu Megawati, Pak Amien Rais, Gusdur, Pak
Prabowo, Wiranto, SBY sekalipun yang tidak masuk hitungan itu, coba renungkan lagi. Perlu menyelamatkan orang muda. Cara menyelamatkan orang muda bagaimana? Biar mereka mengatur dirinya sendiri. Bagaimana? Ya udah, kasih mereka kesempatan langsung, melakukan politik praktis. Jadi Eksekutif, Yudikatif, atau Legislatif . Nah para sesepuh ini biar yang mengwasi jalannay pemerintah. Jadi kalau ada esalahan maish punya tempat untuk bertanya,” ungkap pria kelahiran 3 September 1961 ini. Masih menurutnya, mengurus Negara itu seperti menurus rumah tangga. Pekerjaan-pekerjan atau persoalan-persoalan di rumah, untuk orang yang usianya di atas 50 tahun pasti sudah malas. Mereka cenderung menyerahkan kepada anak yang muda. “Kaya gini deh, saya aja umur 47 tahun udah malas nyetir. Kalau anak saya (Galang) masih hidup, pasti dia yang saya suruh nyetir. Adapun dirumah, pekerjaan-pekerjaan benerin genteng, pasti diserahin sama yang muda. Yang tua tinggal ngawasin saja. Dari persoalan yang awam saja deh. Yang setiap hari kita alami. Secara naluri kita menyerahkan kepada yang muda. Kenapa kok di Politik kita tidak bisa seperti itu. Kalau dipimpin sama yang muda akan jauh lebih kreatif. Kita punya sesepuh, kita punya orang tua yang ngawasin dan kita punya anak muda yang ngejalanin,”papar pelantun lagu Bongkar ini.
Kenapa mesti yang muda. Melihat tantangan zaman ke depan lebih berat, maka perlu orang yang masih lincah dan kreatif. “Perkembangan dunia begitu cepat. Apalagi, kalau ngomong globalisasikan, speednya, kekuatannya. Kalau kita Cuma nerima-nerima saja, bisa diinjak-injk negara lain. Kalau anak muda kan tidak. Begitu ada yang menggangu, eh nanti dulu. Kalau umpamanya tadi yang disebutin itu masuk ( Mega, Amien, Wiranto, SBY,dll), bisa jebol kita. Habis kita ga punya apa-apa,” ujar Iwan.
Iwan yakin. Jika anak-anak muda diberi kesempatan untuk memimpin negeri ini, pasti akan banyak perubahan berarti. “Jadi Ibu Mega, Gusdur, Wiranto, Amien Rais, Prabowo, gak ikutan, Mereka cuma ngawasin yang muda-muda. Gagah benar. Apa sih yang mereka cari? Percaya deh sama yang muda. Yang muda, gunakan kepercayaan itu sebaik-baiknya. Pointnya, kalau bicara benar salah, nabi juga pernah bikin salah. Orang tua juga bikin salah. Tapi, yang muda juga bisa punya prestasi yang hebat. Buktinya sekarang, lomba-lomba kimia, fisika, olimpiade itu masih muda-muda aku ingin yang senior-senior, besar hati. Bisa menerima itu, dan jangan merasa disaingi dan juga tidak perlu lagi ayo kita bertanding, walaupun umur segini masih bisa. Lho ngga, ini bukan urusan itu. Emangnya walrus (Binatang yang hidupnya di pinggir pantai). Kalau walrus, bagi yang muda harus melawan yang tua agar turun dari batu.cukup ada kesadaran. Itulah artinya kemerdekaan. Salah satunya presiden harus muda, umur 35 sampai 45 tahun.soal mengisi kemerdekan, saya sebagai penyanyi ya bernyanyi yang benar, pokoknya bekerja yang benar, sesuai dengan pekerjaan masing-masing, focus dibidang masing-masing,” ungkap Iwan.
Bukan hanya itu, Iwan juga berharap pada para koruptor untuk bertobat “Yang korupsi-korupsi itu, jangan korupsi lagi. Kita tidak punya hak untuk sombong. Harus kasih kesempatan yang muda untuk kerja, setengah tua ngawasin, yang tua jadi sepuh atau guru bangsa. Jadi kita ga kekurangan stok. Ingat tidak kalau dirumah. Orang tua kadang-kadang seperti anak kecil. Orang tua kita sajalah, kalau dia kecewa sedikit saja, waduh marahnya setengah mati. Kebayang ngga kalau tokoh ini seperti itu. Berartikan bawahannya harus kasih laporan yang senang-senang terus, supaya tidak kecewa. Jadi, ini bukan karena saya ikut trend tapi, ini masalah hukum alam. Sekarang, bagi anak-anak yang berumur 35 sampai 45 tahun, yang tadinya dijalan sebagai ujung tombak, ngerahin masa, sekarang saatnya kalian untuk memimpin langsung berhadapan,” papar suami Rosana ini. Masih menurutnya, selain masalah umur, syarat lainnya tidak melanggar hukum,punya niat baik unuk mengelola bangsa ini. Kalau masalah track record kita kan tidak tahu dan pasti partai politik punya mekanismenya. “Jadi, umur 35 sampai 45, jangan jadi lapis keberapa. Langsung masuk ke pertama. Kalau perlu bikin gol. Aku gak percaya kalau yang muda itu selalu bikin salah, dan yang tua itu selalu sempurna. Kalau menempatkan diri pada tempatnya, pasti asyik. Jadi kita harus berani buka ruang selebar-lebarnya buat orang muda. Yang muda harus percaya diri, dan yang tua harus tahu diri. Yang tua beri kesempatan yang muda. Bukan hanya kesempatan, tapi dorong agar yang muda percaya diri. Bukan berarti aku tidak menghormati yang tua. Tapi, justru karena aku menghormati yang tua,’ kata wan bersemangat. (ogi/iwan-fals) -
Iwan Fals menjadi artis pertama yang menggelar konser musik yang disiarkan secara langsung oleh Telkomsel menggunakan teknologi 3 G.
"Sudah tradisi, setiap 17 Agustus kami bersama teman-teman OI (Orang Indonesia) mengadakan acara sekaligus merayakan ulang tahun OI," kata Iwan kepada wartawan beberapa saat sebelum konser digelar.
Konser yang digelar di halaman belakang rumah musisi/penyanyi balada yang terkenal dengan lagu Bongkar tersebut di Desa Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat itu disiarkan secara langsung menggunakan teknologi Ponsel 3G.
HB Naveen dari PT Falcon Interactive selaku promotor, menyatakan bahwa pihaknya memaknai kata Merdeka sebagai kemajuan ke arah yang baik.
"Bagi kami Konser Merdeka Live 3G Iwan Fals ini merupakan pernikahan antara tradisi dan modernisasi," katanya. Konser Merdeka 3G Live 3G Iwan Fals didukung personil Kantata Takwa, kecuali Sawung Jabo yang berhalangan karena isterinya sedang sakit.
Sejak pukul 19.00 WIB, jalanan masuk ke rumah Iwan Fals sudah dipenuhi penggemar dan masyarakat sekitar. Lahan tanah kosong di sisi kiri dan kanan jalan disesaki kendaraan mobil dan motor yang parkir. Halaman belakang rumah Iwan yang dijadikan tempat konser penuh diisi penonton, termasuk di balkon.
Sebagian penonton yang tidak bisa masuk terpaksa menonton di jalan depan rumah melalui layar besar yang disediakan penyelenggara. Hanya halaman rumah yang tampaknya disediakan sebagai tempat jajanan saja yang kosong. Tempat ini memang dijaga oleh panitia dibantu aparat keamanan.
Meski demikian, konser berlangsung aman, dan Iwan Fals pun berhasil membawakan seluruh lagu yang dipersiapkan, mulai dari Di Ujung Abad, Siang Seberang Istana, Penari Jalanan, Perjalanan Waktu, hingga Bangunlah Putra Putri Pertiwi, Merdeka dan Hari Merdeka.
Konser Merdeka Live 3G ini pun mengakhiri untuk sementara kegiatan bulanan pertunjukan musik Iwan Fals di rumahnya. "Ini bulan ke-9. Abis ini istirahat dulu karena sudah masuk Puasa dan mau Lebaran," begitu dikatakan salah seorang anggota panitia. antara -

.:: BIOGRAFI ::.
NAMA LENGKAP : VIRGIAWAN LISTANTO
NAMA TOP : IWAN FALS
TEMPAT/TGL. LAHIR : JAKARTA, 3 SEPTEMBER 1961
TINGGI : 171 CM
BERAT : 75 KG
AGAMA : ISLAM
STATUS : KAWIN
SAUDARA : 8 (DELAPAN) ORANG
NAMA ORANG TUA : HARYOSO/LIES HARYOSO
NAMA ISTRI : ROSANA
ANAK : - ALM. GALANG RAMBU ANARKI
- ANNISA CIKAL RAMBU BASSAE
- RAYA RAMBU RABBANI
ALAMAT : DESA LEUWINANGGUNG RT. 001/002 No. 19 CIMANGGIS – DEPOK 16956
PENDIDIKAN :
TAMAN KANAK-KANAK ASUHAN IBU KASUR
SD DI JAKARTA
SMP DI JOGJA, JEDAH, DAN BANDUNG
SMA DI BANDUNG DAN JAKARTA
ALUMNI IKJ JURUSAN SENI RUPA
ALUMNI SEKOLAH TINGGI PUBLISISTIK JKT (IISIP)
.:: ALBUM SOLO ::.
1. SARJANA MUDA – 1991
2. OPINI – 1983
3. SUMBANG – 1983
4. SUGALI – 1984
5. BARANG ANTIK – 1984
6. SORE TUGU PANCORAN – 1985
7. ETHIOPIA – 1986
8. AKU SAYANG KAMU – 1986
9. LANCAR – 1987
10. WAKIL RAKYAT – 1987
11. 1910 HIT BUKU INI AKU PINJAM – 1988
12. MATA DEWA – 1989
13. ANTARA AKU, KAU, DAN BEKAS PACARMU -1989
14. CIKAL – 1991
15. BELUM ADA JUDUL – 1992
16. ORANG GILA – 1993
17. SUARA HATI – 2002
18. IN COLLABORATION WITH – 2003
19. MANUSIA ½ DEWA – 2004
20. IWAN FALS IN LOVE – 2006
.:: ALBUM GROUP ::.
1. KELOMPOK AMBURADUL – 1979
2. YANG MUDA YANG BERCANDA
3. CANDA DALAM RONDA
4. CANDA DALAM NADA
5. KPJ (KELOMPOK PENYANYI JALANAN)
6. SWAMI 1
7. KANTATA TAKWA
8. SWAMI 2
9. LAGU PEMANJAT (TRAHLOR)
10. HIJAU – 1992
11. DALBO
12. KANTATA SAMSARA
.:: LAGU IWAN FALS DI ALBUM ::.
1. TERMINAL – FRANKY SAHILATUA
2. ORANG PINGGIRAN – FRANKY SAHILATUA
3. FRUSTASI – FRANK SAHILATUA
4. MATA HATI – BOBBY ERES
5. ANAK WAYANG 1994 – SAWUNG JABO
.:: PENGHARGAAN ::.
1. JUARA HARAPAN LOMBA HUMOR – 1979
2. JUARA I FESTIVAL COUNTRY MUSIC – 1980
3. GOLD RECORD, LAGU “OEMAR BAKRIE”, PT. MUSICA STUDIO’S
4. SILVER RECORD, PENYANYI & PENCIPTA LAGU “ETHIOPIA”, PT. MUSICA STUDIO’S – 1985
5. PENGHARGAAN PRESTASI ARTIS HDX 1987 – 1988, PENCIPTA LAGU “BUKU INI AKU PINJAM”
6. PENYANYI PUJAAN, BASF, 1989
7. THE BEST SELLING, ALBUM “MATA DEWA”, BASF, 1988 – 1989
8. PENYANYI REKAMAN PRIA TERBAIK, ALBUM “ANAK WAYANG”, BASF AWARD XI, 18 APRIL 1996
9. PENYANYI SOLO TERBAIK “COUNTRY/BALADA” ANUGRAH MUSIK INDONESIA – 1999
10. PRESENTS THIS CERTIFICATE TO IWAN FALS IN RECOGNITION OF THE CONTRIBUTION TO CULTURAL EXCHANGE BETWEEN KOREA AND INDONESIA, 25 SEPTEMBER 1999
11. PENYANYI SOLO TERBAIK “COUNTRY/BALADA” AMI SHARP AWARDS – 2000
12. VIDEO KLIP TERBAIK “ENTAH”, VIDEO MUSIK INDONESIA PERIODE VIII – 2000/2001
13. TRIPLE PLATINUM AWARD, ALBUM “BEST OF THE BEST”, PT. MUSICA STUDIO’S – JUNI 2002
14. 6TH AMI SHARP AWARDS, ALBUM TERBAIK “COUNTRY/BALADA”
15. 6TH AMI SHARP AWARDS, ARTIS SOLO/DUO/GROUP TERBAIK “COUNTRY/BALADA”
16. PEMENANG VIDEO KLIP TERBAIK EDISI – JULI 2002 “KUPU-KUPU HITAM PUTIH” VIDEO MUSIK INDONESIA PERIODE I – 2002/2003
17. PENGHARGAAN ALBUM “IN COLLABORATION WITH”, ANGKA PENJUALAN DI ATAS 150.000 UNIT, PT. MUSICA STUDIO’S – JUNI 2003
18. TRIPLE PLATINUM AWARD, ALBUM “IN COLLABORATION WITH”, ANGKA PENJUALAN DI ATAS 450.000 UNIT, PT. MUSICA STUDIO’S – NOVEMBER 2003
19. 7TH AMI AWARDS 2003, “LEGEND AWARDS”
20. 7TH AMI AWARDS 2003 “SOLO PRIA POP TERBAIK”
21. PENGHARGAAN MTV INDONESIA 2003, “MOST FAVOURITE MALE”
22. SCTV MUSIC AWARD 2004, ALBUM NGETOP! (POP) “IN COLLABORATION WITH”
23. SCTV MUSIC AWARD 2004, “PENYANYI POP NGETOP”
24. ANUGRAH PLANET MUZIK 2004
25. GENERASI BIANG EXTRA JOSS – 2004
26. 8TH AMI SAMSUNG AWARDS “KARYA PRODUKSI BALADA TERBAIK”
27. SCTV MUSIC AWARD 2005, ALBUM POP SOLO NGETOP
28. WITH THE COMPLIMENT OF METRO TV
29. PARTISIPASI DALAM ACARA KONSER SALAM LEBARAN 2005, PT. GUDANG GARAM INDONESIA.Management:
Desa Leuwinanggung No.19
RT.01 RW.02 Cimanggis, Depok 16956
Telp: 021-845 53 29 / 021-845 53 30
Fax: 021-845 53 30
Website: www.iwanfals.co.id -
Grup band Slank dan penyanyi Iwan Fals akan melakukan tur 36 kota dalam "Konser Lingkungan" sepanjang Juni hingga Desember, dimulai di Jakarta pada 5 Juni mendatang bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup.
"Sejumlah penyanyi dan musisi yang berkaitan dengan Duta Lingkungan Hidup akan mengadakan acara untuk mengajak masyarakat lebih peduli pada lingkungan hidup. Selain Slank dan Iwan Fals, juga ada Cici Faramida, Ully Sigar Rusady, grup musik Debu, Nugie dan sejumlah pendukung lainnya," ujar Iffet Sidharta, manajer Slank, di Jakarta, Senin.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Iffet ini menjelaskan para musisi dan penyanyi peduli lingkungan tersebut akan melakukan konser dan kampanye untuk menyampaikan pesan-pesan lingkungan pada masyarakat di setiap kota yang dikunjungi.
"Di setiap kota para artis tersebut juga akan melakukan penanaman pohon sekitar 3.000 pohon yang disediakan Departemen Kehutanan," katanya.
Sementara itu Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan konser lingkungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang akan berlangsung 5 Juni mendatang.
"Dalam rangka peringatan itu Kementerian Negara Lingkungan Hidup merancang program jangka panjang dan berjenjang yang meluas ke seluruh Indonesia. Salah satunya konser lingkungan yang melibatkan para musisi," katanya.
Rachmat mengatakan untuk memberi pemahaman dan penyadaran pada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, mencegah pembalakan liar, dan mengelola lingkungan hidup, diperlukan juru bicara yang diminati oleh masyarakat.
"Karena itu pemerintah percaya bahwa Slank, Iwan Fals, Debu, dan para musisi lain yang terlibat dalam konser tersebut dapat menjadi juru bicara yang tepat," tambahnya.
Pesan-pesan yang akan disampaikan dalam konser tersebut menurut Rachmat adalah hal-hal kecil yang sifatnya menyadarkan masyarakat untuk peduli lingkungan sekitar.
" Misinya tentu saja menyadarkan masyarakat untuk melakukan hal-hal yang mudah, misalnya hemat penggunaan air dan listrik, memilah sampah rumah tangga, menanam pohon, dan mencegah pembalakan liar," demikian Rachmat. (sumber: Antara)















